Listrik Tangguh untuk
Posko Darurat Bencana.
SiagaGrid adalah sistem mikrogrid surya dan baterai (PV-BESS) otonom yang siap disebar ke lokasi bencana. Sistem ini menyuplai dua kebutuhan paling dasar, yaitu air bersih lewat pompa air DC dan pangan lewat kompor listrik, tanpa bergantung pada BBM atau jaringan PLN.
Mengapa SiagaGrid
Energi adalah kebutuhan pertama setelah bencana
Di wilayah terdampak gempa atau longsor, jaringan listrik rusak dan jalur BBM terputus. Genset konvensional tidak bisa dioperasikan tanpa pasokan bahan bakar.
Logistik BBM Lumpuh
Genset diesel tidak berdaya saat rute distribusi BBM terputus total.
Beban Impulsif Tinggi
Kompor dan pompa air memiliki lonjakan arus awal (inrush) yang bisa memicu blackout pada mikrogrid biasa.
Cuaca Ekstrem Multi-Hari
Mendung dan hujan berhari-hari menuntut manajemen cadangan baterai yang hemat.
Akses Kebutuhan Primer
Tanpa listrik, sanitasi air bersih dan dapur umum terhambat sehingga risiko kesehatan meningkat.
Solusi
Mikrogrid pintar yang menjaga beban kritis tetap hidup
Controller edge SiagaGrid menjalankan manajemen energi (EMS) yang memutuskan beban mana yang dilayani, kapan, dan berapa besar, berdasarkan radiasi surya, kondisi baterai, dan prioritas beban.
Smart Load Scheduling
Penjadwalan beban berbasis prioritas: air bersih lebih dulu, lalu dapur, lalu beban non-prioritas.
Power Capping Dinamis
Daya kompor dibatasi secara dinamis agar lonjakan beban tidak menjatuhkan sistem dan baterai terlindungi.
Window SOC & Mode Fail-Safe
Batas SOC menjaga baterai LFP dan mempertahankan cadangan untuk beban paling kritis saat radiasi rendah.
Siap Disebar & Modular
Komponen ringan dengan penanganan ganda (panggul atau derek berroda) agar bisa dibawa tanpa alat berat.
Desain Sirkular
Sasis modular dan material ramah lingkungan: dapat dipakai ulang, diperbaiki, dan didaur ulang setelah masa tanggap darurat.
Monitoring IoT
Data PV, baterai, dan beban dipantau terus-menerus dan dikirim ke cloud lewat internet satelit atau seluler.
Komponen Sistem
Modul PV Portabel
Sumber energi surya primer yang mudah dipasang di lokasi tanpa infrastruktur.
Baterai LFP 48 V (BESS)
Penyimpan energi lithium iron phosphate yang aman, dengan smart BMS dan pemantauan tegangan sel, SOC, dan suhu.
Inverter Hibrida 5 kW
Inverter bidirectional AC/DC yang menyatukan PV, baterai, dan beban dalam satu bus hibrida.
Edge Controller EMS
Perangkat edge (Jetson Nano atau Raspberry Pi) dengan Modbus TCP dan CAN-Bus yang menjalankan algoritma EMS.
Data yang dipantau di prototipe
- Baterai: tegangan, arus, daya, SOC, suhu, dan tegangan tiap sel
- PV: tegangan, arus, dan daya tiap string
- Inverter: daya keluaran AC, beban, status, dan fault
- Beban: pengukuran daya beban untuk analisis profil konsumsi
Data direkam dalam database untuk analisis dan pengembangan algoritma.
Penerapan
Untuk siapa SiagaGrid dirancang
Posko dan Dapur Umum Bencana
Menyuplai air bersih, memasak, dan penerangan di posko pengungsian saat jaringan listrik dan pasokan BBM terputus.
Daerah Tanpa Jaringan Listrik
Pulau terluar, perkebunan, dan lokasi terpencil yang belum teraliri jaringan listrik dan sulit dijangkau pasokan BBM.
Cadangan Energi untuk Kebutuhan Kritis
Menjaga sanitasi air, dapur, dan beban penting tetap hidup dengan manajemen energi yang memprioritaskan kebutuhan paling vital.
Tentang
Riset energi untuk ketahanan masyarakat
SiagaGrid dikembangkan oleh tim peneliti Institut Teknologi Bandung di bidang mikrogrid pintar dan manajemen energi. Tujuannya menghadirkan listrik yang mandiri, tangguh, dan mudah disebar untuk kebutuhan dasar saat jaringan konvensional tidak tersedia.
Fokus riset: mikrogrid pintar, manajemen energi, dan IoT energi