SiagaGrid
Mikrogrid PV-BESS Pasca-Bencana

Listrik Tangguh untuk
Posko Darurat Bencana.

SiagaGrid adalah sistem mikrogrid surya dan baterai (PV-BESS) otonom yang siap disebar ke lokasi bencana. Sistem ini menyuplai dua kebutuhan paling dasar, yaitu air bersih lewat pompa air DC dan pangan lewat kompor listrik, tanpa bergantung pada BBM atau jaringan PLN.

Otonom
tanpa BBM dan tanpa jaringan PLN
48 V
baterai LFP (BESS)
5 kW
inverter hibrida AC/DC
Modular
ringan dan siap disebar

Mengapa SiagaGrid

Energi adalah kebutuhan pertama setelah bencana

Di wilayah terdampak gempa atau longsor, jaringan listrik rusak dan jalur BBM terputus. Genset konvensional tidak bisa dioperasikan tanpa pasokan bahan bakar.

Logistik BBM Lumpuh

Genset diesel tidak berdaya saat rute distribusi BBM terputus total.

Beban Impulsif Tinggi

Kompor dan pompa air memiliki lonjakan arus awal (inrush) yang bisa memicu blackout pada mikrogrid biasa.

Cuaca Ekstrem Multi-Hari

Mendung dan hujan berhari-hari menuntut manajemen cadangan baterai yang hemat.

Akses Kebutuhan Primer

Tanpa listrik, sanitasi air bersih dan dapur umum terhambat sehingga risiko kesehatan meningkat.

Solusi

Mikrogrid pintar yang menjaga beban kritis tetap hidup

Controller edge SiagaGrid menjalankan manajemen energi (EMS) yang memutuskan beban mana yang dilayani, kapan, dan berapa besar, berdasarkan radiasi surya, kondisi baterai, dan prioritas beban.

Smart Load Scheduling

Penjadwalan beban berbasis prioritas: air bersih lebih dulu, lalu dapur, lalu beban non-prioritas.

Power Capping Dinamis

Daya kompor dibatasi secara dinamis agar lonjakan beban tidak menjatuhkan sistem dan baterai terlindungi.

Window SOC & Mode Fail-Safe

Batas SOC menjaga baterai LFP dan mempertahankan cadangan untuk beban paling kritis saat radiasi rendah.

Siap Disebar & Modular

Komponen ringan dengan penanganan ganda (panggul atau derek berroda) agar bisa dibawa tanpa alat berat.

Desain Sirkular

Sasis modular dan material ramah lingkungan: dapat dipakai ulang, diperbaiki, dan didaur ulang setelah masa tanggap darurat.

Monitoring IoT

Data PV, baterai, dan beban dipantau terus-menerus dan dikirim ke cloud lewat internet satelit atau seluler.

Komponen Sistem

Modul PV Portabel

Sumber energi surya primer yang mudah dipasang di lokasi tanpa infrastruktur.

Baterai LFP 48 V (BESS)

Penyimpan energi lithium iron phosphate yang aman, dengan smart BMS dan pemantauan tegangan sel, SOC, dan suhu.

Inverter Hibrida 5 kW

Inverter bidirectional AC/DC yang menyatukan PV, baterai, dan beban dalam satu bus hibrida.

Edge Controller EMS

Perangkat edge (Jetson Nano atau Raspberry Pi) dengan Modbus TCP dan CAN-Bus yang menjalankan algoritma EMS.

Data yang dipantau di prototipe

  • Baterai: tegangan, arus, daya, SOC, suhu, dan tegangan tiap sel
  • PV: tegangan, arus, dan daya tiap string
  • Inverter: daya keluaran AC, beban, status, dan fault
  • Beban: pengukuran daya beban untuk analisis profil konsumsi

Data direkam dalam database untuk analisis dan pengembangan algoritma.

Penerapan

Untuk siapa SiagaGrid dirancang

Tanggap Darurat

Posko dan Dapur Umum Bencana

Menyuplai air bersih, memasak, dan penerangan di posko pengungsian saat jaringan listrik dan pasokan BBM terputus.

Wilayah Terpencil

Daerah Tanpa Jaringan Listrik

Pulau terluar, perkebunan, dan lokasi terpencil yang belum teraliri jaringan listrik dan sulit dijangkau pasokan BBM.

Layanan Dasar

Cadangan Energi untuk Kebutuhan Kritis

Menjaga sanitasi air, dapur, dan beban penting tetap hidup dengan manajemen energi yang memprioritaskan kebutuhan paling vital.

Tentang

Riset energi untuk ketahanan masyarakat

SiagaGrid dikembangkan oleh tim peneliti Institut Teknologi Bandung di bidang mikrogrid pintar dan manajemen energi. Tujuannya menghadirkan listrik yang mandiri, tangguh, dan mudah disebar untuk kebutuhan dasar saat jaringan konvensional tidak tersedia.

Dikembangkan di
Institut Teknologi Bandung

Fokus riset: mikrogrid pintar, manajemen energi, dan IoT energi